LAMPUNG (BP)_Moetwa Offecial akun YouTube mengungkap perihal andil besar para ulama dan organisasi Islam terhadap perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.
PERTI (Persatuan Tarbiyah Islamiyah) dan ulama kharismatik Syekh Sulaiman ar-Rasuli (Inyiak Canduang), salah satunya. Perti memainkan peran emas dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Demikian diuraikan secara terang benderang dan mendalam oleh Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag.
“Lahirnya PERTI tahun 1928 sebagai wadah ulama tradisional untuk mempertahankan pendidikan Islam dengan filosofi ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah).” ungkapnya
Diapun mengungkapkan Perjuangan Inyiak Canduang melalui jalur pendidikan (MTI Candung), dakwah, dan penguatan adat-syariat sebagai bentuk perlawanan terhadap kolonialisme.
“Kontribusi PERTI pasca-kemerdekaan dalam politik nasional melalui partai, Lasykar Muslimin Indonesia, hingga mengirim wakil ke Konstituante tahun 1955.”
“Nilai relevan hari ini, bahwa kemerdekaan bukan hanya hasil perjuangan fisik, tetapi juga lahir dari kekuatan ilmu, moralitas, dan budaya.
Warisan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk membangun bangsa dengan ilmu, integritas, dan keislaman yang berakar pada budaya.” ujarnya.
Prof.DR.Syaiful Anwar Untu kepengurusan Perti lampung ke depan Syaiful menilai ini sebagai problema yang cukup menarik dan merupakan hal yang menantang untuk dipikirkan bersama. Yang pasti butuh strategi dan implementasi yg jelas agar eksistensi Perti kedepan eksis dan aktual oktual, ” Mungkin kita perlu membuat semacam peta jalan Perti kedepan yg mencakup,: Input….Proses ….Output… outcame.” ujar Prof.DR.Syaiful via WhatsApp pada group Perti Lampung.
Menanggapi opini dan harapan berbagai kalangan untuk PERTI dapat hadir memberikan kontribusi bagi kemajuan provinsi Lampung yang tetap berakar pada kearifan lokal yang kokoh berpegang pada pengamalan keagamaan sesuai yang menjadi pokok adat istiadat Lampung yang memiliki adok (gelar sesuai martabatnya) Bu_Jejuluk ( Panggilan sesuai keahliannya) dan Bujenganan ( Jelas Posisi dimana harus berposisi dan beralamat.), H. Imam Asyrofi, AC., S.Ag, M.Pd.I menyarankan agar Perti dapat berkonsultasi serta berkonsolidasi serius dengan tokoh-tokoh yang ada terlebih dengan mantan mantan Ketua
Pimpinan Pusat PERTI
Dan Ketua PW PERTI Lampung dari masa, demikian Imam Asyrofi menyarankan.(*)
Pewarta : Nurdin Kamini












