Lampung Selatan (BP) _Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung Selatan terus memantapkan langkah khidmahnya dalam penguatan kesehatan pesantren. Pada Jumat (26/12/2025), RMI menyalurkan bantuan sebanyak 25.300 butir telur yang dipusatkan di Pesantren Islam Nusantara, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) berskala besar hasil kolaborasi strategis antara RMI PCNU Lampung Selatan dan PT Central Avian Pertiwi. Secara akumulatif, sinergi ini menargetkan pendistribusian 425.000 butir telur yang akan menjangkau 17 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Ikhtiar Pemenuhan Gizi dan Penguatan Imunitas Santri
Ketua RMI PCNU Lampung Selatan, Gus Robi Gunawan, S.Sos.I, menegaskan bahwa program ini secara khusus dirancang untuk meningkatkan asupan gizi serta sebagai langkah preventif dalam menangani persoalan stunting dan wasting di lingkungan pendidikan keagamaan.
Menurutnya, kesehatan fisik santri dan para ustadz merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan dan kualitas proses thalabul ilmi di pesantren.
“Penyaluran 25.300 butir telur hari ini adalah ikhtiar nyata untuk memastikan imunitas santri tetap terjaga. Pesantren adalah pilar peradaban Islam Nusantara, sehingga pemenuhan asupan protein mereka harus menjadi perhatian serius,” ujar Gus Robi di sela-sela kegiatan.
Ia juga menambahkan bahwa RMI berkomitmen penuh menjaga prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam proses distribusi agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh pesantren serta TPQ yang telah terdata secara organisatoris.
Komitmen Dunia Usaha untuk Pesantren
Perwakilan PT Central Avian Pertiwi, Bapak Bowo, menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren. Dalam Berita Acara (BA) penyerahan, ditegaskan bahwa seluruh bantuan telur hanya diperuntukkan bagi konsumsi santri dan dilarang keras untuk diperjualbelikan.
Sementara itu, Pimpinan Pesantren Islam Nusantara, Bapak Sriyanto, S.Sy., M.Ag, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas langkah progresif yang dilakukan RMI PCNU Lampung Selatan. Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut demi kemaslahatan santri dan keberkahan lembaga pendidikan Islam di Lampung Selatan.
Aksi nyata ini kembali menegaskan peran RMI PCNU Lampung Selatan sebagai jembatan strategis yang menghubungkan potensi dunia usaha dengan kebutuhan mendasar pesantren di tingkat akar rumput, sekaligus menjadi model sinergi berkelanjutan dalam mewujudkan kemandirian umat.(*)
Pewarta : Nurdin Kamini
Sumber : Sriyanto /rls












