Bandar Lampung (BP) – Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau langsung titik lokasi terdampak banjir di Jl. Doktor Sutomo, Kecamatan Kedaton. Banjir tidak boleh terus menjadi persoalan yang berulang di Kota Bandar Lampung.
Di lapangan, mendapati beberapa persoalan serius. Selain adanya bangunan rumah yang memakan badan sungai sehingga mempersempit aliran air, juga terjadi pendangkalan siring akibat sedimentasi yang membuat air tidak mengalir dengan lancar. Kondisi ini diperparah dengan masih banyak rumah warga yang belum memiliki got atau siring, sehingga air hujan langsung mengalir ke badan jalan dan sungai.
Sebagai solusi, pemerintah menawarkan pemasangan box culvert untuk menormalkan aliran air. Dalam prosesnya memang ada perbedaan pendapat dari sebagian warga dan sempat terjadi adu argumen. Namun Walikota Eva Dwiana meminta pengertian masyarakat bahwa langkah ini demi kepentingan bersama dan untuk mencegah banjir di masa mendatang.
Pemerintah hadir untuk mencari solusi, bukan menyalahkan. Dengan musyawarah, kerja sama, dan kesadaran bersama, Walikota Eva Dwiana yakin persoalan banjir ini bisa kita atasi. Kota Bandar Lampung adalah rumah kita bersama.(*)
Sumber : ig @eva_dwiana












