Lampung Selatan (BP) – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Lampung Selatan mengucapkan selamat kepada Bupati Raditya Egi Pratama atas pengukuhannya sebagai Bendahara Umum APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), yang dikukuhkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian pada acara di Hotel Grand Sahid, Jakarta, pada kamis,(17/7/2925)
Ini menunjukkan dukungan dan kepercayaan kami kepada Bupati Raditya Egi Pratama dalam menjalankan tugasnya sebagai Bendahara Umum APKASI.,” Kami dari fraksi PAN DPRD Lampung Selatan mengucapkan Selamat kepada Pak Bupati Raditya Egi Pratama. Kami bangga, tentu bagi masyarakat yang cinta Lampung selatan. Bagi kami ini suatu bukti bahwa kepemimpinan beliau diakui di level nasional. ujar Hj. Rusdianti DPRD Fraksi PAN Komisi III.
Momen ini menjadi tonggak sejarah dan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lampung Selatan. Untuk pertama kalinya, seorang bupati dari daerah ini dipercaya mengemban posisi strategis di jajaran pengurus pusat Apkasi, sebuah organisasi nasional yang menaungi lebih dari 416 bupati se-Indonesia.
Dalam struktur kepengurusan Apkasi yang baru, Bupati Egi akan bekerja bersama dengan para kepala daerah dari berbagai wilayah, yakni Bupati Lahat Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum, Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda sebagai Sekretaris Jenderal, dan Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai Ketua Harian.
Apkasi selama ini dikenal sebagai wadah penting yang memperjuangkan peran dan kepentingan otonomi daerah, memperkuat pembangunan di tingkat kabupaten, serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah pusat dan daerah.
Seperti diketahui Raditya Egi Pratama sendiri saat ini menjabat sebagai Bupati Lampung Selatan, dan pengukuhannya sebagai Bendahara Umum APKASI dapat memperkuat posisi Lampung Selatan dalam kerja sama dengan pemerintah kabupaten lain di Indonesia.
” Dengan pengukuhan ini, saya mengharapkan Pak Raditya Egi Pratama dapat menjalankan tugasnya sebagai Bendahara Umum APKASI dengan baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kabupaten di Indonesia.” ujar Hj. Rusdianti. (Nurdin Abdullah)












