Sejumlah pihak memperkirakan, bahwa Haedar akan terpilih sebagai Ketum Muhammadiyah. Sejak awal Muktamar berlangsung, Haedar merupakan kandidat terkuat.
Haedar yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah dan Guru Besar Sosiologi di kampus tersebut, lahir di Bandung, 25 Februari 1958.
Haedar tercatat pernah menjadi Ketua I Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) periode 1983-1986. Ia juga sempat menjadi pengurus PP Pemuda Muhammadiyah periode 1985-1990.
Kiprahnya di Pimpinan Pusat Muhammadiyah diawali dengan menjadi Ketua Badan Pendidikan Kader tahun 1985-1995. Kemudian menjadi pengurus Angkatan Muda Muhammadiyah pada periode 1995-2000.
Sebelum menjabat sebagai Ketua Umum, Haedar melamar sebagai Sekretaris PP Muhammadiyah periode 2000-2005 di bawah kepemimpinan Syafii Ma’arif. Lalu, Ia menjabat Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010 dan 2010-2015 di bawah kepemimpinan dua periode Din Syamsuddin.
Berbagai variasi terus dilakukan Haedar. Saat perkembangannya di periode pertama kepemimpinannya, Muhammadiyah telah merambah mancanegara untuk membangun beragam fasilitas pendidikan. Di antaranya mendirikan TK di Mesir, TK dan SD di Melbourne, Australia, serta perguruan tinggi di Malaysia. (*)
Pewarta : Nurdin Kmn
Sumber : Strateginews.id/nug/merah












