Ketua TP PKK Pesawaran Hadiri Festival Literasi Lampung 2026

Pesawaran (BP) – Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Kabupaten Pesawaran, Cindy Aria Anton, S.E., M.M., menghadiri Festival Literasi Provinsi Lampung Tahun 2026 yang mengusung tema “Semangat Literasi Membangun Rakyat Lampung Maju”, di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, tersebut turut dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Bunda Literasi, Pengukuhan Bunda Literasi Keuangan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Pameran Inklusi Sosial yang diikuti oleh 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, Cindy Aria Anton hadir bersama para Bunda Literasi dari 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat budaya literasi, meningkatkan minat baca masyarakat, sekaligus mendorong literasi keuangan di daerah.

Bacaan Lainnya

Menurut Cindy, Festival Literasi menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dunia usaha, hingga masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga membangun karakter, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta membekali masyarakat dengan literasi keuangan agar mampu mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Cindy.

Cindy berharap semangat yang dibangun melalui Festival Literasi Provinsi Lampung Tahun 2026 dapat terus ditularkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan, sehingga budaya membaca, belajar sepanjang hayat, serta pemahaman literasi keuangan semakin tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Pesawaran.

“Kami berharap gerakan literasi tidak berhenti pada sebuah kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama yang mampu melahirkan generasi Pesawaran yang gemar membaca, cerdas, kreatif, berkarakter, serta memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan. Melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat, kami optimistis budaya literasi akan semakin kuat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah,” tutup Cindy.(Kmf/Ryan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *