Polresta Bandar Lampunga Selidiki Tewasnya Pria Tanpa Identitas di Samping SPBU Labuhan Ratu

Bandar Lampung (BP) – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas tergeletak di pinggir Jalan Soekarno-Hatta, tepat di samping SPBU, Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Selasa (18/8/2026) pagi.

Jasad pria yang diperkirakan berusia sekitar 35 tahun itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB oleh seorang sopir truk Fuso yang hendak memarkirkan kendaraannya.

Bacaan Lainnya

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan korban ditemukan dalam kondisi tidak merespons saat dibangunkan oleh para saksi.

“Saat ini kami masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara korban merupakan korban kecelakaan lalu lintas, namun masih kami dalami,” kata Gigih, Selasa (18/8/2026).

Awalnya, saksi Rian Agustiawan (22), sopir truk Fuso, melihat seorang laki-laki tergeletak di pinggir jalan ketika hendak memarkirkan kendaraannya. Rian kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada rekannya, Adi Prasetio (24), yang berada di belakangnya.

Keduanya kemudian melapor kepada petugas keamanan SPBU. Para saksi bersama petugas keamanan berupaya membangunkan korban, tetapi tidak mendapat respons.

Korban kemudian dipindahkan ke tepi jalan agar tidak mengganggu arus kendaraan yang melintas. Petugas selanjutnya datang dan melakukan pemeriksaan awal di lokasi.

Dari pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban. Di antaranya luka lecet di bagian kening dan kaki kanan. Selain itu, terdapat luka pada bagian dada yang diduga merupakan bekas terlindas ban kendaraan.

“Tim menemukan sejumlah luka, termasuk luka lecet di kening dan kaki kanan serta luka di bagian dada yang diduga bekas landasan ban kendaraan,” ujarnya.

Polisi menduga korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Namun, kemungkinan adanya kendaraan yang terlibat dan kronologi sebenarnya masih dalam penyelidikan.Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Abdul Moeloek Lampung untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum et repertum.

Polisi juga masih berupaya mengungkap identitas korban dengan mengumpulkan keterangan para saksi serta bukti-bukti di sekitar lokasi kejadian.

“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti. Semuanya masih dalam proses penyelidikan,” kata Gigih.(*)

Sumber : Humas Polresta Bandar Lampung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *