Lampung Selatan (BP) – Sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2026 terus berjalan, mulai dari pembangunan dan pelebaran jalan, hingga pembangunan fasilitas pendidikan dan sarana publik. Pemerintah menegaskan seluruh pekerjaan harus dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan mengutamakan kualitas.
Salah satu proyek strategis yang menjadi perhatian adalah pelebaran ruas jalan Simpang Korpri–Purwotani di Kabupaten Lampung Selatan dengan nilai proyek sekitar Rp100 miliar. Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas, memperlancar arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu, pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung di kawasan Kota Baru, Lampung Selatan juga terus menunjukkan progres positif. Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan bahwa pekerjaan berjalan sesuai target dengan berbagai fasilitas pendidikan dan asrama yang tengah dibangun.
Berbagai kalangan mengingatkan agar setiap proyek yang menggunakan anggaran negara dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Pengawasan dari masyarakat, DPRD, Inspektorat, serta aparat penegak hukum dinilai penting untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai kontrak dan tidak menimbulkan kerugian negara.
Pengamat menilai keterbukaan informasi, pemasangan papan proyek, serta akses masyarakat terhadap informasi pelaksanaan pekerjaan menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang baik. Apabila ditemukan dugaan penyimpangan, penanganannya harus dilakukan melalui mekanisme pemeriksaan oleh instansi yang berwenang berdasarkan bukti yang cukup.
Dengan pengawasan yang optimal, masyarakat berharap setiap proyek pembangunan di Lampung Selatan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas serta berumur panjang.(*)