Seorang Pria Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Jalan Ryacudu Dekat ITERA

Lampung Selatan (BP) – Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Terusan Ryacudu, tepat di depan Kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Desa Way Hui, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Hingga pemeriksaan awal dilakukan, identitas pria yang diperkirakan berusia sekitar 55 tahun tersebut belum diketahui. Polisi masih mengumpulkan informasi untuk mengungkap identitas dan menelusuri kemungkinan adanya keluarga korban.

Bacaan Lainnya

Kapolsek Jati Agung, Ipda Muhammad Yani, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga mengenai seorang laki-laki yang tergeletak di pinggir jalan.

“Pertama kami mendapatkan laporan dari warga, korban diketahui setelah seorang warga melaporkan adanya laki-laki yang tergeletak di pinggir jalan,” kata Yani, Kamis (8/10/2026), sebagaimana dikutip IDN Times Lampung.

Ditemukan di dekat Pos ITERA

Penemuan tersebut bermula ketika Aiptu Sudirno, anggota Polri yang sedang bertugas di Pos ITERA, menerima informasi dari warga yang melintas di Jalan Terusan Ryacudu.Setelah menerima informasi, Sudirno mendatangi lokasi yang berjarak sekitar 100 meter dari pos. Ia kemudian mengamankan area sekitar tempat kejadian dan menghubungi personel Polsek Jati Agung.

Kapolsek bersama anggota piket selanjutnya mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengumpulkan keterangan saksi.

Menurut Yani, setelah petugas tiba di lokasi, jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Bandar Lampung untuk menjalani pemeriksaan dan visum luar.

Korban kerap terlihat di sekitar Way Hui

Berdasarkan ciri-ciri awal, korban berjenis kelamin laki-laki, diperkirakan berusia sekitar 55 tahun, bertubuh kurus, berkulit gelap, serta memiliki rambut lurus yang sebagian sudah berwarna putih.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang bahan berwarna cokelat dan kaus abu-abu kombinasi biru.

Seorang saksi bernama Ismu, yang berprofesi sebagai pedagang gorengan di sekitar Desa Way Hui, menyebut pria tersebut kerap terlihat berjalan kaki di wilayah tersebut dan meminta bantuan makanan di warungnya.

Meski demikian, keterangan mengenai kebiasaan korban tersebut masih menjadi bagian dari informasi awal yang dikumpulkan polisi. Identitas korban belum dapat dipastikan.

Polisi koordinasi dengan Inafis dan Dinas Sosial

Untuk mengungkap identitas korban, Polsek Jati Agung berkoordinasi dengan tim Inafis Polda Lampung guna melakukan pengambilan sidik jari.

Polisi juga mencari informasi dari masyarakat yang mungkin mengenali ciri-ciri korban. Koordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Lampung direncanakan untuk membantu menelusuri kemungkinan adanya keluarga atau pihak yang mengetahui latar belakang korban.

“Korban saat ini masih anonim dan telah dibawa ke RS Bhayangkara Bandar Lampung untuk dilakukan pemeriksaan VER,” ujar Yani dalam pemberitaan IDN Times Lampung.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penanganan untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban. Hingga informasi terakhir yang diberitakan, identitas pria tersebut belum diketahui dan penyebab kematiannya belum dapat disimpulkan.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki dengan ciri-ciri tersebut atau memiliki informasi yang dapat membantu proses identifikasi agar segera menghubungi kepolisian.

Penanganan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk Dinas Sosial dan pemerintah desa, agar jenazah dapat ditangani sesuai prosedur apabila identitas korban belum berhasil diketahui.(*)

Sumber : Humas Polres Lampung Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *