DAERAH  

Fraksi Gerindra Kaji Potensi Penghematan Anggaran Belanja Barang dan Jasa

Lampung Selatan (BP) – DPRD Lampung Selatan melalui Fraksi Gerindra akan mengkaji potensi penghematan anggaran belanja barang dan jasa, terutama dari pos pembayaran listrik Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mencapai Rp19,6 miliar pada 2025.

Besaran anggaran tersebut digunakan untuk membiayai listrik pada 7.850 titik PJU, ditambah 177 titik baru hasil pengadaan 2025.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Lampung Selatan Amelia Nanda Sari menilai kekhawatiran publik mengenai pemborosan energi patut menjadi perhatian serius.

Kendati begitu, ia menyebut bahwa sebagian besar PJU yang masih menggunakan lampu merkuri berdaya tinggi 400–500 watt, merupakan peninggalan sistem lama dan tidak efisien.

“Kami memahami keresahan masyarakat. Struktur PJU kita memang masih memakai banyak lampu berdaya besar, sehingga beban listrik tinggi. Itu warisan sistem bertahun-tahun,” ujar Amelia dikutip kilaulampung.com, Jumat  (21/11/2025).

Amelia menegaskan Fraksi Gerindra mendukung modernisasi PJU menuju lampu LED hemat energi. Namun, proses konversi tidak bisa sekaligus karena membutuhkan investasi awal besar sehingga perlu dilakukan bertahap dan disesuaikan kondisi fiskal daerah.

“Efisiensi harus dilakukan tanpa mengurangi kualitas penerangan yang menyangkut keamanan publik. Modernisasi perlu, tapi harus sistematis dan sesuai ruang fiskal kita,” tegasnya.

Fraksi Gerindra juga mendorong Dinas Perhubungan untuk menyusun roadmap penggantian PJU ke LED agar beban listrik dapat ditekan dalam beberapa tahun ke depan tanpa mengurangi keselamatan pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page