DAERAH  

Miris! Proyek Rehab Aula di Lingkungan Kantor Bupati Lamsel Diduga Asal Jadi, Rekanan Nakal, PUPR Bungkam!

Oplus_131072

KALIANDA (BP) – Proyek rehabilitasi Aula Kantor Dinas PMD Lampung Selatan senilai hampir Rp500 juta dari APBD Tahun 2025 kini jadi sorotan. Proyek yang dikerjakan oleh CV. Tunas Makmur ini diduga asal jadi dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Tim 11 Media yang turun langsung ke lapangan melihat rangka baja penopang atap tampak tipis dan tidak sesuai standar. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi membahayakan dan rawan ambruk.

Selain itu, saluran pembuangan air di bagian belakang bangunan tampak sudah mengalami retak, padahal proyek baru selesai. Diduga tidak ada pondasi yang kokoh, dan sumur resapan air pun tidak tampak sepertinya sengaja tidak dibuat, padahal kondisi tanah di lokasi labil dan bisa menyebabkan longsor.

Mirisnya lagi, para pekerja tidak memakai alat pelindung diri (APD). Padahal keselamatan kerja sudah diatur dalam undang-undang dan peraturan pemerintah. Hal ini menunjukkan bahwa sepertnya proyek ini hanya mengejar target selesai, tanpa memperhatikan keselamatan dan kualitas.

Ketika tim media mencoba konfirmasi, tak satu pun pengawas dari Dinas PUPR berada di lokasi. Padahal, proyek ini berada di tengah-tengah kawasan perkantoran Pemkab Lampung Selatan. Apakah memang sengaja dibiarkan?

Ini menjadi pertanyaan besar. Kenapa proyek sebesar ini bisa lolos dari pengawasan? Ada apa antara Dinas PUPR dan pihak rekanan?

Kami mendesak Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama untuk segera mengevaluasi proyek ini dan menindak tegas rekanan nakal yang mengabaikan kualitas. Bila terbukti lalai, CV Tunas Makmur seharusnya tidak lagi diberi proyek pemerintah. Demikian Tim 11 Media bersuara.

Bupati juga harus memerintahkan Dinas PUPR untuk memperketat pengawasan. Jangan sampai pembangunan di Lampung Selatan dikerjakan secara asal-asalan seperti ini terus-menerus.

Kejaksaan dan APH lainnya juga perlu segera turun. Jangan tunggu roboh, baru bergerak. Jika ada penyimpangan, proses hukum harus ditegakkan!

Pembangunan harus dilakukan dengan tanggung jawab, bukan asal jadi. Uang rakyat bukan untuk dipermainkan oleh rekanan yang hanya cari untung semata. Lampung Selatan butuh pembangunan yang berkualitas, bukan proyek-proyek yang bikin malu.

Tim 11 Media akan terus mengawal persoalan ini demi transparansi dan pembangunan yang lebih baik.(*)

Pewarta : Nurdin Abdullah

Sumber : liputan/ tim11

Tinggalkan Balasan

You cannot copy content of this page