Lampung Selatan (BP) – Gunung Anak Krakatau di perairan Lampung Selatan tercatat mengalami 22 kali letusan selama periode pengamatan Selasa (25/8/2026) pukul 12.00 hingga 18.00 WIB. Berdasarkan laporan aktivitas gunungapi PVMBG, kolom erupsi teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan ketinggian mencapai 400 meter di atas puncak kawah.
Data tersebut bersumber dari laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang disusun berdasarkan pengamatan Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau. Dalam periode tersebut, gunungapi masih berada pada Level III atau Siaga.
Secara visual, Gunung Anak Krakatau teramati jelas hingga tertutup kabut pada tingkat 0-III. Sebanyak 22 kali letusan tercatat dengan tinggi kolom erupsi sekitar 200 hingga 400 meter, dengan warna kelabu dan hitam serta intensitas tebal.
Selain aktivitas letusan, alat pemantauan juga merekam 28 kali gempa hembusan, tiga kali gempa low frequency, dan empat kali gempa hybrid atau fase banyak. Tremor menerus atau microtremor juga terekam dengan amplitudo 2-50 milimeter, dengan amplitudo dominan 15 milimeter.
Aktivitas letusan memiliki amplitudo 51-57 milimeter dengan durasi 30 hingga 2.066 detik. Sementara itu, gempa hembusan tercatat dengan amplitudo 15-55 milimeter dan durasi 10-71 detik.
Kondisi cuaca di sekitar gunungapi dilaporkan cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah utara, timur laut, dan barat laut, dengan suhu udara berkisar 29,4 hingga 31,7 derajat Celsius serta kelembapan 59-69 persen.Laporan PVMBG juga mencatat kolom erupsi beberapa kali mencapai ketinggian yang melebihi batas pengamatan CCTV. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas vulkanik Anak Krakatau masih perlu diwaspadai.
PVMBG merekomendasikan masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dan tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.Masyarakat juga diimbau mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan tidak mendekati kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.
Hingga akhir periode pengamatan pukul 18.00 WIB, ombak laut di sekitar kawasan dilaporkan tenang. Meski demikian, dengan status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih Level III (Siaga), masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi keselamatan dari PVMBG.(*)
Sumber: Humas Polres Lampung Selatan