Wamenpora Taufik Hidayat Harap Pengurus Baru PB Esport Membangun Ekosistem Olahraga yang Profesional dan Mandiri

NASIONAL (BP) – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora0 RI Taufik Hidayat berharap kepengurusan PB Esports Masa Bakti 2026–2030 tidak hanya harus mengejar medali, tetapi juga membangun ekosistem esports Indonesia yang profesional, mandiri, dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Wamenpora Taufik Hidayat yang mewakili Menpora Erick Thohir pada acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus Besar Esports Indonesia Masa Bakti 2026–2030 di Gedung Soekarno-Hatta, Mabes Badan Intelejen Negara, Jakarta, Selasa (15/9) pagi.

Bacaan Lainnya

“Talenta kita ada, market kita besar, prestasi kita sudah terbukti, sekarang kita harus membangun sistemnya, memperkuat industrinya, dan terus membawa Merah Putih berprestasi di panggung dunia,” kata Wamenpora Taufik.

Wamenpora Taufik melihat esports bukan lagi sekadar permainan atau hiburan. Esports menurutnya sudah menjadi olahraga prestasi, menjadi profesi, menjadi industri, dan menjadi bagian dari masa depan generasi muda Indonesia.

Pada IESF World Esports Championship 2022 di Bali, Indonesia menjadi juara umum dunia. Dua tahun kemudian, pada IESF World Esports Championship 2024 di Riyadh, Indonesia kembali menjadi juara umum dunia dengan meraih satu mendali emas MLBB Women dan satu medali perunggu MLBB Men.

“Indonesia punya potensi yang sangat besar. Kita memiliki lebih dari 154 juta pemain gim yang berada di peringkat keempat dunia berdasarkan jumlah pemain. Nilai industri gim Indonesia pada tahun 2025 juga diperkirakan telah mencapai 32,7 triliun,” ujarnya.

Menurut Wamenpora Taufik Esports juga semakin mendapatkan tempat pada ekosistem olahraga dunia. Salah satunya FIFA turut mengembangkan esports melalui FIFA eWorld Cup dan Indonesia berhasil menjadi juara dunia FIFA eWorld Cup 2024.

“Kita berhasil mencatat sejarah sebagai juara perdana AFC EAsian Cup di tingkat regional, Indonesia juga meraih medali perunggu di SEA Games Thailand 2025 melalui MLBB Men. Artinya, talenta kita ada potensinya besar, prestasinya sudah terbukti,” tambahnya.

Wamenpora Taufik juga menyampaikan saat ini harus merubah mindset bahwa olahraga bukanlah biaya, olahraga adalah investasi. “Kita juga membangun karakter generasi muda, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan menggerakkan ekonomi,” ujarnya.

Masih menurut Wamenpora, Esports menjadi salah satu contoh bagaimana olahraga hari ini berkaitan dengan teknologi, Indonesia kreatif, lapangan pekerjaan, dan ekonomi digital.

“Ke depan, kita juga harus berani punya target besar. Dunia esports bergerak secara cepat. Setelah FIFA mengembangkan kompetisi esports, ke depan kita juga akan menghadapi perkembangan Olympic Esports Games. Indonesia tidak boleh hanya menjadi peserta, kita harus menjadi salah satu negara yang diperhitungkan,” pungkas Wamenpora.

Kepengurusan PB Esports Masa Bakti 2026–2030 dipimpin langsung Ketua Umum PB ESI Muhammad Herindra yang juga sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).(*)

Sumber : Kemenpora RI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *